Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Cirebon Timur Resmi Jadi Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru

Skintific

Cirebon – Timur Resmi Pemerintah pusat akhirnya menyetujui Cirebon Timur untuk menjadi salah satu Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) pada tahun 2025.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kementerian Dalam Negeri setelah melalui proses verifikasi panjang.

Skintific

Status CDPOB memberikan legalitas bagi Cirebon Timur untuk memasuki masa persiapan sebagai daerah otonom sebelum diresmikan menjadi kabupaten definitif.

Wilayah ini sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Cirebon, namun memiliki karakteristik geografis, budaya, dan kebutuhan pembangunan yang berbeda.KETIKANKU: Karangwareng Disetujui Menjadi Ibu Kota Daerah Otonom Baru Kabupaten Cirebon Timur

Baca JugaDukung UMKM Le Minerale Sediakan Gerobak Usaha Bagi Pedagang di GBK

Dalam masa persiapan ini, Cirebon Timur akan memiliki struktur pemerintahan sementara yang dipantau langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pemerintah pusat juga akan membentuk Tim Evaluasi dan Pendamping untuk menilai kesiapan infrastruktur, SDM, anggaran, serta dukungan masyarakat.

Wilayah administratif Cirebon Timur mencakup beberapa kecamatan, antara lain: Kecamatan Losari, Pangenan, Waled, Gebang, dan Ciledug, yang sebelumnya berada di bawah Kabupaten Cirebon.

Penetapan ini menjadi angin segar bagi warga di kawasan tersebut yang selama ini merasa tertinggal dalam pembangunan dibandingkan kawasan Cirebon Barat dan Tengah.

Dukungan terhadap pembentukan Cirebon Timur datang dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tokoh agama, adat, hingga pelaku UMKM dan pemuda.

DPRD Jawa Barat juga telah memberikan rekomendasi resmi yang memperkuat posisi Cirebon Timur sebagai daerah potensial untuk menjadi kabupaten mandiri.

Salah satu faktor penentu utama dalam keberhasilan otonomi baru ini adalah kesiapan fiskal dan kemampuan mengelola pendapatan daerah sendiri.

Pemerintah pusat mensyaratkan bahwa CDPOB harus menunjukkan kemampuan fiskal minimal 60% dari total belanja operasionalnya.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur dasar seperti kantor pemerintahan, fasilitas pendidikan, dan kesehatan menjadi prioritas selama masa persiapan.

Bupati Cirebon saat ini menyambut baik langkah ini dan menyatakan dukungan penuh terhadap proses transisi wilayah Cirebon Timur.

ini Ia menyebut bahwa pemekaran ini bukan sekadar perpisahan administratif, tapi langkah maju untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Skintific